SELAMAT ULANG TAHUN KABUPATEN MANOKWARI SELATAN YANG KE 5.

20 Peserta asal Kampung Terisolir Mansel Dilatih Menjahit

Bupati Mansrel Markus Waran bersama Kabid KHP (Kualitas Hidup Perempuan) Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Barat, Evelin Taroreh menyerahkan bantuan mesin jahit lengkap dengan bahan jahitnya kepada peserta pelatihan.

Bupati Markus Waran menyerahkan mesin jahit kepada peserta pelatihan.

 

Sebanyak 20 peserta yang berasal dari kampung-kampung terisolir di Kabupaten Manokwari Selatan mengikuti pelatihan jahit menjahit yang diselenggarakan oleh  Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Barat.

Pelatihan ini akan berlangsung selama  sembilan hari, sejak tanggal 13 hingga 22 Desember mendatang, di gedung serba guna Masjid An-nur Ransiki. Selain memberikan pelatihan, SKPD ini juga memberikan bantuan 20 unit mesin jahit dan dua mesin obras.

Bupati  Manokwari Selatan Markus Waran ketika membuka acara tersebut, mengatakan, kualitas hidup perempuan dibidang ekonomi belum berjalan optimal. Karena dihadapkan

pada berbagai hambatan, seperti rendahnya informasi terhadap pasar dan ekomomi bagi kaum perempuan, kurangnya akses bagi kaum perempuan, rendahnya kapasitas sumber daya manusia, belum adanya kesempatan kerja dan  hambatan gender dalam masyarakat.

Untuk itu dibutuhkan kebijakan, untuk terus meningkatkan produktifitas perempuan di bidang ekonomi. Dibutuhkan pemerataan kesempatan, baik itu perempuan yang bermukim diperkotaan maupun dipelosok-pelosok kampung. Bagi peserta yang mengikuti pelatihan tersebut, diharapkan dapat mengikutinya dengan baik, agar dapat berguna untuk meningkatkan ekonomi keluarganya.

Kabid KHP (Kualitas Hidup Perempuan)  Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Barat, Evelin Taroreh mengatakan, tahun 2016 ini, sasaran pelatihan jahit menjahit dilakukan di Kabupaten Manokwari Selatan. Sebelumnya, tahun 2015 kegiatan masak-memasak  di lakukan di Kabupaten Pegunungan Arfak. SKPD ini memiliki dua program wajib, masak-memasak dan jahit menjahit.

Diharapkan dari kegiatan ini, ibu-ibu yang berada di pelosok Mansel bisa memiliki ketrampilan jahit menjahit, agar dapat menjahit pakaian untuk keluarga maupun membuka usaha jahit-menjahit. “Kami harapkan bisa membantu ekonomi rumah tangga. Karena kita perempuan  juga harus bisa membantu ekonomi keluarga,” jelasnya. Dalam kegiatan pelatihan tersebut mereka menghadirkan dua pelatih,  serta bekerja sama dengan dinas pemberdayaan setempat untuk menghimpun peserta. (Kominfo Mansel)