SELAMAT ULANG TAHUN KABUPATEN MANOKWARI SELATAN YANG KE 5.

Wabup : Dibutuhkan Strategi untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

Pelatihan jahit-menjahit yang digelar Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Provinsi Papua Barat di Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, sejak Selasa (13/12/2016) lalu resmi ditutup Sabtu (17/12/2016) oleh Wakil Bupati Manokwari Selatan, Wempi W Rengkung.

Wabup yang membacakan sambutan bupati, mengatakan, bahwa perekonomian masyarakat saat ini belum berjalan optimal. Karena sebagian masyarakat masih berada pada daerah terisolasi.

Selain kondisi wilayah, kultur masyarakat masih sangat mempengaharui, karena masih memiliki nilai-nilai tradisi. Ini diyakini sangat berdampak pada tingkat perekonomian masyarakat. Ini tentunya berdampak pada aspek pendidikan, kesehatan, dan kehidupan sosial kemasyarakatan. Karena rendahnya sumber daya manusia.

Begitu kompleksnya permasalahan ini, mendorong pemerintah daerah bersama lembaga terkait non pemerintah, terus berupaya meningkatkan sumber daya manusia. Namun sejatinya belum berjalan optimal, karena sejumlah hal, di antaranya, kurangnya akses informasi terhadap dunia pasar dan teknologi, kurangnya akses sumber modal dan pembiayaan serta rendahnya sumber daya manusia.

Untuk itu, kata wabup, dibutuhkan strategi-strategi untuk melakukan kegiatan pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi. “Saya berpesan kepada saudara untuk juga memprogramkan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Saya lihat kelompok-kelompok kerja perempuan baik di perkotaan maupun pedalaman, cukup nyata melakukan hal itu,” kata wabup yang membacakan sambutan bupati.

Sementara itu, wabup menambahkan, dalam kaitannya dengan pemberdayaan perekomian masyarakat, Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan tengah menyiapkan anggaran yang dikelolah oleh kelompok PKK, untuk melakukan pelatihan-pelatihan yang dapat mendorong kaum perempuan.  “Siapa tau besok-besok bisa menjahit, nanti bisa dipakai untuk menjahit pakaian Aparatur Sipil Negara (ASN),” ujar wabup. (Kominfo Mansel)

Wakil Bupati Mansel Wempi W Rengkung didampingi Kepala Bidang KHP Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Provinsi Papua Barat Evalin Taroreh dan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Mansel H Zakariah

Wakil bupati Wempi W Rengkung (tengah) saat akan menutup pelatihan jahit menjahit.