SELAMAT ULANG TAHUN KABUPATEN MANOKWARI SELATAN YANG KE 5.

Bupati Waran Hadiri Ibadah Lepas Sambut di Kampung Manado Warami

Bupati Manokwari Selatan Markus Waran, Kamis (12/1/2017) menghadiri  undangan  ibadah lepas sambut tahun 2016 ke  2017 di Kampung Manado Warami, Distrik Tanah Rubuh. Acara tersebut diselenggarakan oleh warga Manado dan warga asli Papua yang mendiami kampung tersebut.

Dalam sambutannya, Markus menjelaskan, dirinya hadir dalam acara itu sebagai undangan. Meski jabatan memang melekat pada dirinya, namun daerah dan masyarakat yang sedang melaksanakan acara ini belum resmi sebagai warga Manokwari Selatan, sebab proses transisi masih sedang berjalan.

“Karena kami mendapat undangan, maka kami hadir. Kami harus hadir menghargai undangan.Begitu juga pak wakil, beliau hadir disini sebagai Ketua Kawanua Provinsi Papua Barat, kami belum bisa memasang jabatan kami disini, karena masih masa transisi, nantinya akan jelas, setelah gubernur dan wakil gubernur baru terpilih, apakah wilayah ini masuk di Mansel atau tetap di Manokwari,” terang Markus.

Ditegaskan, kehadiran beberapa pejabat Mansel di daerah itu bukan untuk mengambil hati warga di Kampung Manado dan Warami, tetapi karena memenuhi undangan yang ada.

Dalam kesempatan itu, Bupati Mansel juga ikut memberikan dukungan pelayanan keagamaan di dua kampung tersebut, dengan menyiapkan pengeras suara, masing-masing satu untuk jemaat GPKAI dan GKI yang ada di daerah tersebut.

Perlu diketahui warga Kawanua  yang mendiami kampung tersebut saat ini kurang lebih 300 kepala keluarga. Mereka mendapatkan tempat dari Kepala Suku dan Kepala Kampung setempat, dengan harapan dapat membantu warga asli untuk menuju perubahan yang lebih baik.

Mewakili Kepala Kampung Nelwan Amuntai menjelaskan, harapan membebaskan lahan untuk didiami oleh warga Kawanua ini agar warga asli di wilayah ini dapat belajar banyak, guna memajukan dan mengembangkan daerah ini. “Untuk itu, kedepan kami mohon bimbingan selalu,” imbuhnya.

Ketua Kawanua Provinsi Papua Barat, Wempi Welly Rengkung mengaku akan selalu siap mendampingi warga di daerah itu jika dibutuhkan. Mewakili seluruh warga Kawanua, Wempi menyampaikan terima kasih kepada pemilik hak ulayat dan juga seluruh masyarakat, karena telah bersedia menerima warganya untuk bermukim di daerah itu.

“Dan kami akan selalu siap untuk membantu warga asli di sini (Warami, red) dengan segala keterampilan yang kami miliki untuk di berikan kepada warga asli disini, harapan kami kelak warga juga memiliki keterampilan yang tidak bedah dengan yang dimiliki oleh warga di daerah lain,” ujar Wempy yang juga menjabat Wakil Bupati Mansel.

Bupati Mansel Markus Waran yang juga adalah anak asli Arfak, meminta kepada warga asli Arfak di daerah itu untuk tidak hanya berdiam diri, namun bersama dengan warga Kawanua untuk membangun daerah ke arah yang lebih baik.

“Saling berkolaborasi, memadukan keterampilan yang ada, akan sangat membantu percepatan peningkatan pembangunan di daerah ini,” kata bupati.

Ia juga mengingatkan salah satu kunci utama berkembang pembangunan dan perekonomian di suatu daerah, apabila seluruh masyarkat  mampu menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan masing-masing. Untuk itu, Markus berharap agar warga yang ada di daerah tersebut saling menjaga satu sama lain, agar keamanan terus terjaga.

“Bukan hanya antara warga yang ada di sini, tetapi dengan warga lain yang akan melintas di wilayah ini, karena wilayah kalian ini merupakan jalur trans Papua Barat, otomatis banyak orang yang akan lalu lalang di daerah ini,” tambahnya. (Kominfo Mansel)

Bupati Mansel Markus Waran saat memberikan sambutan pada acara Lepas Sambut Kampung Manado Warami, Distrik Tanah Rubuh