SELAMAT ULANG TAHUN KABUPATEN MANOKWARI SELATAN YANG KE 5.

Bupati Nilai Kinerja Satpol PP Menurun

Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran  menilai kinerja Satpol PP akhir-akhir ini mengalami penurunan. Menurut bupati, kebanyakan anggota Satpol hanya menuntut haknya, namun kewajibannya diabaikan. Hal ini telah menimbulkan kecemburuan tersendiri bagi anggota satpol.

Bupati meminta Kasatpol PP untuk melakukan proses rolling kepada semua anggota Satpol. Akan ada yang bertugas di SKPD -SKPD, kantor distrik dan kediaman bupati, wakil bupati dan sekda. Daftar nama-nama Satpol PP yang akan bertugas menurut bupati telah dibuat.

Bagi yang bertugas di Distrik Daratam Isim, setiap apel, semua harus ikut. Begitu juga yang dari Tahota dan Neney. “Anda punya tugas menjaga kantibmas di lokasi dimana anda di rekrut. Nanti akan ada laporan dari Kadistrik,” tegasnya.

Kedepan sesuai PP 18  Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah, Kantor Satpol akan berubah status menjadi Badan Satpol dan Kebakaran. Badan Satpol akan mendapat akreditasi A. “Kalau Satpol bekerja baik. Mansel ini akan aman dari pintu masuk Masabui sampai Dataran Isim. Oleh sebab itu saya berharap hak dan kewajiban harus berjalan sama,” ujar bupati.

Bupati kembali tegaskan, bahwa honor tenaga kontrak di Papua Barat yang paling besar ada di Kabupaten Manokwari Selatan. Oleh sebab itu yang sudah direkrut dan menjadi kebijakan khsusus, untuk dapat memahami tugas dan tanggungjawabnya. “Daerah lain tidak ada itu, di Mansel ada yang 50 tahun kita tetap masukan sebagai tenaga kontrak. Ini sangat luar biasa. Oleh karena itu saya harap ini dijaga. Dukung kebijakan pemerintah daerah yang ada,” tegasnya. (Kominfo Mansel)

Satpol PP mendapat arahan komandannya

Satpol PP mendapat arahan komandannya