SELAMAT ULANG TAHUN KABUPATEN MANOKWARI SELATAN YANG KE 5.

Saat Reses, Ini Permintaan Masyarakat ke Dewan

Baru saja Anggota DPRD Manokwari Selatan melakukan kunjungan kerja atau masa reses ke daerah pemilihan masing-masing. Hasil dari penjaringan aspirasi itu, sejumlah usulan mengemuka. Mulai dari meminta pembangunan balai kampung, kemudian meminta agar dana insentif untuk para kepala kampung bisa dinaikkan hingga bantuan perumahan.

“Kepala kampung menilai upah yang diterima tidak sesuai dengan beban kerja mereka. Nilainya sangat minim. Mereka hanya terima Rp 1 juta per bulan. Harus dinaikkan sesuai UMP di Papua Barat,” ungkap anggota DPRD Mansel, H. Syamsul Sami, di Kampung Abreso, baru-baru ini.

Padahal dari pengamatan para wakil rakyat di Mansel, hampir tiap hari para Kepala Kampung melayani masyarakat. Sehingga hal ini harus mendapat perhatian dari pemerintah daerah. “Mereka ini wakil pemerintah paling bawah. Mereka ini yang menampung aspirasi masyarakat. Jadi mereka inilah yang harus mendapat perhatian khusus,” jelasnya.

Soal perumahan, politisi Partai Nasdem ini mengungkapkan, telah memberikan penjelasan kepada masyarakat, bahwa tanpa diusulkan pun akan dijawab oleh pemerintah. Karena setiap tahun pemerintah daerah tetap menganggarkan untuk membangun perumahan.

Selain itu, masyarakat juga meminta pemerintah memperhatikan pembangunan jalan, sarana pendidikan dan kesehatan. “Misalnya di Kampung  Hamor, Distik Ransiki, mereka itu mengusulkan di bangun SMP. Karena di situ bisa menampung masyarakat yang ada di Kampung Mambrema, Hamor sendiri dan Kampung Yamboi,” jelasnya.

Harena  untuk bersekolah, menurutnya, saat ini siswa dari kampung-kampung tersebut, harus berjalan kaki menuju kota Ransiki untuk bersekolah. “Mereka juga minta kalau bisa untuk sementara di sediakan bis untuk menjemput anak sekolah yang ada di kampung-kampung ini. Karena selama ini bis hanya berputar di dalam kota Ransiki saja,” katanya. (Bus/Kominfo Mansel)

H.Syamsul Sami

H.Syamsul Sami