SELAMAT ULANG TAHUN KABUPATEN MANOKWARI SELATAN YANG KE 5.

PKK Papua Barat Serahkan Bibit Cabai ke PKK Mansel

Tim Penggerak  PKK Papua Barat didampingi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua Barat, Rabu (22/3/2017) siang berkunjung ke ibukota Kabupaten Manokwari Selatan di Ransiki. Kehadiran tim ini dalam rangka menyerahkan bibit cabai kepada tim PKK Kabupaten Manokwari Selatan, yang nantinya akan digalakkan kepada petani sebagai gerakan tanam cabai.

Penjabat Ketua Penggerak PKK Papua Barat, Iit Kartika mengatakan, PKK tengah bersiap menjalankan program pendampingan dan pengawalan dalam proses pengembangan dan implementasi teknogi pertanian, khususnya tanaman cabai.

Dengan dilakukan penyerahan bantuan tersebut, diharapkan PKK Mansel bisa menumbuhkan ide-ide inovatif seraya mengembangkan jalinan kerja sama dengan mitra kerja, dalam rangka pengembangan komoditi cabai.

 Ia juga mengimbau kepada PKK Mansel untuk sedapat mungkin menghindari kegiatan secemonial. Saatnya PKK dapat mengimbangi kebijakan pemerintah, dalam pelaksanaan program-programnya. “Yakni kerja, kerja dan kerja.”

Wakil Bupati Manokwari Selatan Wempi Welly Rengkung yang hadir mewakili pemerintah daerah menyambut baik program hasil kerja sama   Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua Barat bersama Tim Penggerak PKK Papua Barat. Menurut Wempi, ini adalah program yang sangat penting.

Dengan program tersebut, kata Wempi, PKK akan menjadikan masyarakat lebih kreatif  dalam keberadaan, dalam ekspansi tugas untuk mensejahterakan keluarga. “Meskipun masih sebatas cabai.  Program ini disambut dengan suka cita. Dan penuh rasa terima kasih. Karena nantinya akan sangat bermanfaat bagi kami, ibu-ibu PKK di dalam pelaksanaan kinerjanya,” ujarnya.

Wempi mengakui selama ini berbagai upaya dari PKK sudah dilakukan. Namun lebih banyak pada  kegiatan ceremonial. Sehingga dengan program tersebut, dipastikan akan sangat dirasakan oleh masyarakat secara umum. “Apalagi harga cabai sekarang sedang naik harganya,” katanya.

Ia berharap Kabupaten Manokwari Selatan bisa mendapatkan bibit cabai sesuai yang dibutuhkan. “Kita ada enam distrik, 57 kampung. Kalau bisa dapat 6.000. Kita bisa berikan masing-masing 1.000. Tapi kalau lebih dari itu, lebih bagus lagi,” harapnya.

 “Karena tidak beli lagi, nanti kita akan latih petani, persyaratan-persyaratan yang diisyaratkan mengenai tata cara penanaman melalui penyuluh-penyuluh di Dinas Pertanian,” tambah Wempi.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Papua Barat yang diwakili dr. Amis Naifa menjelaskan, untuk Sorong Raya (Kabupaten Sorong, Maibrat, Tambrauw), pembibitannya dilakukan di KP Sorong. Mereka menyiapkan 25 ribu bibit untuk Sorong Raya. Sisanya 50 ribu disiapkan untuk mensuplai kabupaten lain di Papua Barat.

“Kalau bapak wakil mau 6.000, kami siap. Mau ditambah juga kami siap. Bibit yang 75 ribu ini untuk ibu-ibu PKK, jadi  silahkan ajukan. Karena yang punya MoU adalah PKK,” kata Naifa menjelaskan.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Papua Barat pun bersedia melakukan pendampingan kepada kabupaten dalam proses penanaman. “Kami juga ada siapkan 30 ribu cabai dalam polibek. Yang penyalurannya lewat PKK,” tambahnya. (Bus/Kominfo Mansel)

Penyerahan bantuan bibit cabai oleh Penjabat Ketua PKK Papua Barat Iit Kartika kepada perwakilan PKK Mansel.

Penyerahan bantuan bibit cabai oleh Penjabat Ketua PKK Papua Barat Iit Kartika kepada perwakilan PKK Mansel.