Mengucapan Selamat Lebaran Idul Fitri 1438 H, Minal Aidin Walfaizin Mohon Maaf Lahir Batin

Archive for July 6th, 2017:

Masuk Sekolah Gratis, Sekolah Dilarang Lakukan Pungutan

Ransiki– Pemerintah Daerah sudah berupaya untuk membebaskan biasa masuk sekolah kepada siswa untuk semua jenjang pendidikan, baik PAUD, TK dan SMP. Tetapi masih saja ada keluhan dari orangtua kepada pemerintah daerah. “Kepala sekolah juga terlibat dalam hal ini. Tetapi kenapa masih ada orangtua yang setiap saat datang bawah proposal. Saya yang selalu terima proposal itu,” ungkap E.A Pocerattu, Plt Sekda Mansel dalam forum diskusi bersama kepala sekolah di kantor bupati, Rabu lalu. Menurutnya, pemerintah daerah telah menyediakan dana untuk memfasilitasi seragam sekolah maupun seragam olahraga yang akan diberikan kepada siswa. Termasuk yang berkaitan dengan pendaftaran oun sudah disiapkan untuk sekolah.
Baca Selanjutnya


Penyusunan RKA, Dinas Pendidikan Harus Libatkan Kepsek

Ransiki– Aga program yang disusun benar-benar tepat sasaran, Plt Sekda Mansel, E.A Pocerattu mengingatkan Dinas Pendidikan dan Olahraga untuk dalam penyusunan RKA (Rencana Kerja Anggaran), dapat melibatkan  kepala sekolah, tata usaha dari masing-masing sekolah. Kepala sekolah dapat membahas hal ini bersama bidang-bidang yang ada di dinas tersebut. Hal ini agar dapat menjawab keluhan-keluhan yang kerap muncul dari sekolah kepada dinas terkait. “Biar jelas usulan dari sekolah apa. Ya syukur kalau sudah bisa diakomodir, kalau yang belum, ya tunggu tahun berikutnya,” kata Pocerattu dalam diskusi bersama kepala sekolah, Rabu lalu, di kantor bupati. Pertemuan ini digagas oleh Dinas Pendidikan dan Olahraga,
Baca Selanjutnya


Tekan Angka Partisipasi Sekolah, Pemda Siapkan Tabungan Pelajar

Ransiki– Guna memanilisir angka partisipasi sekolah yang rendah di Kabupaten Manokwari Selatan, Dinas Pendidikan dan Orahraga sudah menjalankan program tabungan untuk pelajar. Semua siswa berhak mendapatkan tabungan ini. Yang disiapkan oleh pemerintah daerah. Namun pengambilan dana ini hanya boleh dilakukan setelah menamatkan jenjang SMA. “Ini sudah dua tahun berjalan. Nominalnya bervariasi sesuai tingkatan,” kata Kadis Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Mansel, Simson Aronggear, ketika ditemui di kantor bupati, Selasa lalu. Sasaran tabungan pelajar ini, agar siswa setelah lulus SMA, dapat memotifasi dirinya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, sehingga angka partisipasi sekolah dapat meningkat. (Kominfo Mansel)