SELAMAT ULANG TAHUN KABUPATEN MANOKWARI SELATAN YANG KE 5.

Masuk Sekolah Gratis, Sekolah Dilarang Lakukan Pungutan

Ransiki– Pemerintah Daerah sudah berupaya untuk membebaskan biasa masuk sekolah kepada siswa untuk semua jenjang pendidikan, baik PAUD, TK dan SMP. Tetapi masih saja ada keluhan dari orangtua kepada pemerintah daerah.

“Kepala sekolah juga terlibat dalam hal ini. Tetapi kenapa masih ada orangtua yang setiap saat datang bawah proposal. Saya yang selalu terima proposal itu,” ungkap E.A Pocerattu, Plt Sekda Mansel dalam forum diskusi bersama kepala sekolah di kantor bupati, Rabu lalu.

Menurutnya, pemerintah daerah telah menyediakan dana untuk memfasilitasi seragam sekolah maupun seragam olahraga yang akan diberikan kepada siswa. Termasuk yang berkaitan dengan pendaftaran oun sudah disiapkan untuk sekolah. “Jadi saya harap setelah pertemuan ini, jangan ada lagi yang menandatangani surat permohonan orangtua untuk biaya pendaftaran,” kata Pocerattu.

Khusus untuk komite sekolah, juga telah disiapkan dana operasional. Sehingga pemerintah daerah berharap tidak ada lagi pungutan-pungutan di sekolah, dengan alasan apapun.

Pocerattu juga mengigatkan, agar dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima setiap sekolah, dapat dimanfaatkan secara benar. Penggunaannya harus dilakukan secara transparan, agar peruntukkannya juga jelas.

Sebelumnya ditempat terpisah, Kadis Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Mansel, Simson Aronggear membenarkan, ada sekolah yang masih juga melakukan punggutan kepada siswa dalam penerimaan siswa baru.

Dan hal ini telah ditindaklanjuti dengan meminta kepada kepala sekolah tersebut untuk menghadap, dan  segera mempertanggung jawabkan kebijakan sepihak yang telah dibuatnya. (Kominfo Mansel)

Wakil Bupati Wempi Welly Rengkung didampingi Plt Sekda E.A Pocerattu dan Kadis Pendidikan dan Olahraga Simson Arongger ketika melakukan tatap muka dengan para kepala sekolah di Mansel.