SELAMAT ULANG TAHUN KABUPATEN MANOKWARI SELATAN YANG KE 5.

KNPI 6 Distrik Dilantik, DPD Gelar Rapimda I

Ransiki– Pengurus DPD KNPI Kabupaten Manokwari Selatan melantik pengurus KNPI 6 distrik, Selasa (1/8/2018). KNPI distrik yang dilantik, Distrik Ransiki, Oransbari, Neney, Momiwaren, Tahota dan Distrik Dataran Isim. Juga dilantik pengurus MPI (Majelis Pemuda Indonesia) dari tiap distrik.

Pelantikan ini berlangsung di Gedung Pemuda Manokwari Selatan di Kampung Sabri, Distrik Ransiki, yang dihadiri Wakil Bupati Mansel Wempi Welly Rengkung, Ketua DPD KNPI Provinsi Papua Barat Sius Dowansiba dan pimpinan OKP kelompok Cipayung.

Plt Ketua DPD KNPI Mansel, Joni Saiba menegaskan, tidak ada dualisme kepengurusan KNPI di Kabupaten Manokwari Selatan. Pemuda sebagai tulang punggung pembangunan, diajak untuk memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan.

Joni mengatakan, situasi kendala Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan saat ini adalah terkait pembangunan. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan dari pemuda. “Dukungan pemuda sangat penting untuk pembangunan di Mansel,” kata dia.

Menurut Joni, lewat pelantikan KNPI Distrik dan Rapimda DPD KNPI Mansel, ada beberapa isu aktual yang akan direkomendasikan kepada pemerintah daerah. “Bagi kami pembangunan di Mansel sudah berjalan maksimal, hanya ada beberapa  catatan penting yang harus  menjadi perhatian,” katanya.

Ketua DPD KNPI Papua Barat Sius Dowansiba mengajak pemuda di Mansel dan Pegaf untuk bersama pemerintah membangun, sesuai visi misi kepala daerah. Karena kedepan pemuda/I lah yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan daerah. “Tunjukan jati dirimu yang baik, akan pemuda akan menjadi pemimpin masa depan. Bung bing akan jadi pemimpin di negeri ini,” katanya.

Sius melanjutkan, KNPI adalah organisasi kepemudaan yang menghimpun semua OKP yang ada. Baik Cipayung maupun OKPi. Sehingga sangat tepat berada di KNPI. “Kami ini hanya perintis. Lihat saya sudah pakai kaca mata, ramput putih sedikit, jadi sedikit lagi saya bukan lagi pemuda, saya akan masuk usia tua, jadi saya harapkan pemuda terus bekerja,” kata dia.

Terkait kisruh KNPI di tingkat pusat, menurut Sius, sudah berakhir. Beberapa hari lalu, ketua KNPI yang juga adalah putra asli Papua, Muh. Rivai Darus diminta untuk membuka kembali kantor KNPI di Jakarta oleh pemerintah. “Politik berjalan terus. Hingga masuk ke dalam pemuda. Banyak tantangan yang kami hadapi. Tetapi setiap pertemuan di Papua Barat, selalu saya katakan saya hanya ingin kembalikan marwah pemuda. Dan akhirnya berakhir dengan baik,” ungkap Sius.

Kata Sius, dari caretaker yang ada, baru Manokwari Selatan yang telah menggelar pelantikan pengurus KNPI Distrik dan menggelar Rapinda. Tak lama lagi DPD KNPI Sorsel akan melakukan hal yang sama. “KNPI milik semua pemuda. Bukan hanya orang Arfak saja, tetapi milik semua generasi bangsa yang ada di Manokwari Selatan. Kami berharap kepada ketua KNPI Mansel untuk menampung semua pemuda yang ada di Mansel. Untuk mencari masukan terbaik untuk pemerintah dalam membangun Manokwari Selatan,” kata Sius berharap.

Dalam kesempatan ini, ia juga mengajak pemuda untuk bersiap memperingati HUT-RI pada 17 Agustus 2017. Pemuda diminta melakukan sesuatu. Selanjutnya, bulan Oktober akan diperingati HUT Sumpah Pemuda pada 28 Oktober.  Provinsi Papua Barat, lanjut Sius, akan menjadi tuan rumah hajatan nasional ini. Juga akan ada Rakernas KNPI yang digelar di Provinsi Papua Barat.

Wakil Bupati Mansel Wempi Welly Rengkung mengajak pemuda untuk melihat sejarah hadirnya KNPI di Indonesia. Karena tujuannya tidak lain adalah untuk mempersatukan pemuda.

Wempi menilai generasi muda bukan diukur dari batasan usia, baginya yang memiliki visi misi dan tujuan yang sama untuk membangun , adalah pemuda. “Yang tua masih bisa berada di KNPI, asalkan ia masih memiliki ide cemerlang. Selalu memikirkan hal-hal yang positif, bukan berfikir ke hal-hal yang memecah,” katanya.

Mewakili pemerintah daerah, sebagai pembina organisasi pemuda, politik dan kemasyarakatan, Wempi ingin mengajak pemuda sebagai generasi bangsa, generasi harapan daerah untuk bersama membangun daerah.

KNPI menurutnya, beda dengan organisasi lainnya, KNPI adalah generasi penerus. Pemimpin yang ada rata-rata lahir dari KNPI. Hal ini menjadi kesempatan baik, bagi yang terpilih. Kedepan melalui memikiran yang fisioner, ia meyakini akan terwujud apa yang dikehendaki sesuai deklarasi pemuda Indonesia. “Banyak harapan, tetapi jangan hanya menjadi angan-angan saja, tetapi perlu bekerja.”  Wempi memastikan Pemerintah Kabupaten Mansel akan terus menopang KNPI Mansel. Wempi pun berkesempatan membuka Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) I ini. (Kominfo Mansel)

Wakil Bupati Mansel Wempi Welly Rengkung, Ketua DPD KNPI Provinsi Papua Barat Sius Dowansiba berfoto bersama pengurus KNPI Distrik yang baru dilantik.