DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA YANG KE-72, 17 AGUSTUS 2017, JAYALAH INDONESIAKU

Rampungkan Perkantoran, Pusat Dukung TNI Rp 60 Miliar

RANSIKI– Pemerintah Pusat melalui APBN akan memberikan dukungan dana sebesar Rp 60 miliar kepada TNI-AD untuk  merampungkan pembangunan perkantoran yang akan dialihkan Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan kepada pihak TNI-AD.

“Karena penempatan kantor bupati tidak sesuai petunjuk Undang-undang 23, yang seharusnya dibangun di Boundij dibangun di Kali Yap. Ini yang kita kembalikan ke amanat Undang-undang,” ungkap Bupati Mansel Markus Waran, baru-baru ini.

Dari pada sarana prasarana itu mubasir, lanjut bupati, maka akan dialihkan kepada Kodam Kasuari. Dalam Momerandum Of Undestanding (MoU) nanti, Pemerintah Kabupaten Mansel akan fokus kepada peningkatan sumber daya manusia di bidang militer dan untuk menjaga keamanan teroterial NKRI.

“Jadi saya pikir dua hal ini, sudah sangat diterima. Saya berani hibahkan ke TNI, karena mereka juga adalah pegawai negeri. Yang tidak boleh itu kecuali dihibahkan ke pihak swasta,” kata bupati.

Keinginan Makodam Kasuari mendirikan Mako Rindam di Mansel, setelah sebelumnya Pangdam Kasuari berkunjung ke lokasi yang rencana dihibahkan ke Makodam Kasuari. Dari situlah Pangdam berkesimpulan bahwa Mako Rimdam sangat cocok di bangun di Ransiki.

Selanjutnya diutuslah pejabat utamanya untuk mengambil data di lokasi yang akan dihibahkan yang dilanjutkan dengan beberapa  kali pertemuan. Terakhir utusan TNI-AD di Jakarta pun datangi Mansel.

“Saya sudah diundang untuk membicarakan proses ini. Dan melalui APBN, TNI akan dibantu Rp 60 miliar untuk merampungkan perkantoran yang rencana akan ditempati oleh TNI,” ungkap bupati. (Kominfo Mansel)

Bupati Mansel Markus Waran.