SELAMAT ULANG TAHUN KABUPATEN MANOKWARI SELATAN YANG KE 5.

Kesejahteraan Masyarakat Ada di Kepala Kampung

Ransiki– Kepala kampung diminta konsen membangun kampungnya. Kepala kampung sangat berperan dalam mensejahterakan masyarakat. Apalagi masyarakat Indonesia, masyarakat Mansel, ada di kampung. “Mereka tertinggal, terbelakang, tertindas lagi. Siapa yang harus angkat mereka, yaitu kepala kampung,” tegas Bupati Mansel Markus Waran, Selasa (29/8/2017) pada pembukaan pelatihan perencanaan dan penganggaran kampung, di gedung serba guna Masjid An’Nur Ransiki.

Menurut bupati, perencanaan kampung yang baik tumpuannya ada pada kepala kampung. Jika sistem kampung tidak berjalan baik, maka dana sebesar apapun akan mubasir diberikan ke kampung. “Kalau tidak ada perubahan, maka sia-sialah dana besar yang diberikan ke kampung,” terang Mansel satu.

Sebelum membuka kegiatan yang dihadiri para kepala kampung dan aparat kampung dari tiga distrik (Ransiki, Oransbari, Momiwaren), bupati ingatkan untuk mengikuti pelatihan dengan baik.

Bupati berharap ada perubahan di kampung, dengan adanya dukungan dana desa yang besar untuk tiap kampung. “Apakah kita mau supaya kampung kita ada perubahan atau mau seperti itu terus. Tanyalah pada diri kita sendiri,” katanya.

Untuk menghindari tudingan masyarakat, bupati minta pasca pelatihan, bentuk transparasi keuangan harus selalu dikedepankan. “Jangan latihan lain, main lain. Jangan sampai ada kepala kampung mau undur diri, karena masyarakat tuduh lain-lain. Kepala kampung suka sms. Ado bapak masyarakat ini tuduk kita begini-begini. Jadi kalau sudah ikut pelatihan, tidak ada sms-sms lagi. Jangan setelah pelatihan, ada yang sms lagi,” tegasnya.

Berikut, bupati berharap fungsi dari struktur organisasi kampung dapat berfungsi. Sehingga saat merencanakan program sudah bisa berjalan baik. Kata bupati, ada 5 orang penting di kampung, yakni bidan desa, guru, ppl, pendeta, dan tokoh adat. “Harus sinergikan dengan 5 orang penting ini,” katanya.

Saat itu, bupati juga minta sekretaris kampung untuk membantu kepala kampung yang memiliki kemampuan pas-pasan. “Sekretaris kampung bantu dia. Jangan sudah begitu, tipu dia lagi. Ada sekretaris kampung yang tidak menetap di kampung. Karakter yg kurang bagus ini tinggalkan,” tegas bupati. (Diskominfo Mansel)

Bupati Mansel Markus Waran membuka pelatihan perencanaan dan penganggaran kampung.