DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA YANG KE-72, 17 AGUSTUS 2017, JAYALAH INDONESIAKU

Bupati “Kesal” ASN yang Tidak Ingin Dimutasi

Ransiki– Bupati Mansel Markus Waran kesal terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Mansel yang tidak menerima keputusan yang diambil dirinya terkait mutasi yang baru-baru ini dilakukan.    

“Saya mau ingatkan kepada semua tenaga kontrak, kalau tenaga kontrak jadi ASN, jangan ikut seperti itu. Pimpinan menilai. Harus sabar, ikuti prosedur yang ada. Pengisian jabatan sudah on-line, langsung konek dengan Menpan ARB. Jadi tidak tipu-tipu lagi,” kata bupati dalam apel gabungan, Senin pagi (4/9/2017).

Lewat apel yang berlangsung di lapangan Garuda Ransiki ini, bupati ingatkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat, untuk dapat melakukan sosialisasi terhadap ASN, agar dapat mamahami adminstrasi kepangkatan dan prosedur yang berlaku di pemerintahan. “Sebenarnya ASN itu sudah tau, tetapi saya juga heran. Saya juga pernah jadi ASN, waktu itu teman saya dilantik, saya tidak ribut. Saya syukuri itu. Pasti pimpinan punya penilaian lain. Ini saya mau ingatkan kepada pegawai eselon II, III dan IV,” tegas bupati.

Menurut bupati ASN harus menjadi contoh yang baik bagi tenaga kontrak daerah. Sehingga apapun yang menjadi keputusan pimpinan, harus diterima dan dijalankan. “Kalau mau tetap di situ, mendingan jadi direktur perusahaan saja. Tidak dipindah, tidak diperintah, tidak dipindahkan kemana-mana,” sambung bupati. (Diskominfo Mansel)