SELAMAT ULANG TAHUN KABUPATEN MANOKWARI SELATAN YANG KE 5.

‘Berita’

Lima Fraksi Setuju Hibah Tanah dan Bangunan ke Kodam XVIII Kasuari

Oransbari– Lima fraksi di DPRD Kabupaten Manokwari Selatan, Selasa (5/9/2017) malam menyetujui raperda persetujuan penetapan hibah tanah dan bangunan milik pemerintah daerah Kabupaten Mansel kepada Kodam XVIII Kasuari untuk ditetapkan menjadi perda. Raperda tersebut merupakan usulan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari Selatan kepada DPRD yang diserahkan pada 31 Agustus 2017 lalu. Persetujuan itu disampaikan masing-masing fraksi lewat pandangan umum fraksi dalam rapat paripurna II DPRD Mansel masa sidang ke II tahun 2017, di ruang sidang DPRD Mansel di Oransbari. Usai penyerahan hasil penetapan perda terebut, Bupati Mansel Markus Waran dalam pidatonya menyampaikan terima kasih kepada pimpinn dan seluruh anggota dewan
Baca Selanjutnya


Bupati : Pegawai Kontrak Jangan Berpakaian “Gado-gado”

Ransiki– Pegawai kontrak di lingkup Pemerintah Kabupaten Mansel masih berpenampilan “gado-gado”. Bupati Mansel Markus Waran tak ingin lagi melihat pegawai kontrak ada yang menggunakan pakaikan keki layaknya ASN. Bupati ingin ada pemerataan dalam berpakaian bagi pegawai kontrak. Pakaian yang diwajibkan bagi pegawai kontrak adalah putih hitam (sepasang). “Ingat honor jangan pakai keki. Kecuali sudah ASN, baru boleh pakai. Pakai seragam hitam putih semua,” tegas bupati dihadapan ASN dan pegawai kontrak, Senin (4/9/2017) dalam apel gabungan. (Diskominfo Mansel)    


Kadis Wajib Hadiri Undangan Masyarakat

Ransiki- Bupati Mansel Markus Waran ingatkan para kepala dinas yang “pamalas”. Bupati minta agar para pejabat dapat menghargai undangan yang diberikan kepada dirinya.  “Ada acara, kita hargai undangan masyarakat. Siapa pun yang undang kita datang. Ini yang hadir bupati, wakil bupati saja. Sedangkan eselon II tidak hadir. Kalau tidak hadir, ada perwakilannya,” kata bupati dalam apel pagi, Senin (4/9/2017). Bupati tidak ingin dalam acara-acara yang dihadiri oleh bupati atapun wakil bupati, tidak dihadiri oleh pejabat eselon II. “Kalau berhalangan hadir, kasih perwakilan, atau sekretaris hadir. Ini bupati dan wakil bupati hadir, tidak ada pejabat eselon II di sana,” ungkap bupati
Baca Selanjutnya


Bupati Perintahkan Kerja, Jangan Lihat “Tempat Basah Atau Kering”

Ransiki– Bupati Markus Waran meminta pegawai yang sudah ditempatkan dapat menjalangkan tugasnya. Bagi pegawai yang dipindahkan harus segera menyesuaikan diri. “Jangan lihat tempat itu basah atau kering. Kalau saya lihat pegawai ASN yang seperti begini, perlu ada pertanyaan. Kenapa dia mau ditempatkan di tempat basah. Ada maksud apa di situ. Kita ini ASN ditempatkan dimana saja, siap,” tegas bupati dalam apel gabungn, Senin (4/9/2017) di lapangan Garuda Ransiki. Kata bupati, ASN ditempatkan dimana saja, harus selalu siap melaksanakan tugas. Karena pegawai negeri itu berputar sesuai kepangkatannya. “Masih juga ada ASN yang tidak paham. Kalian ini diterima jadi ASN mana, jangan
Baca Selanjutnya


Bupati “Kesal” ASN yang Tidak Ingin Dimutasi

Ransiki– Bupati Mansel Markus Waran kesal terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Mansel yang tidak menerima keputusan yang diambil dirinya terkait mutasi yang baru-baru ini dilakukan.     “Saya mau ingatkan kepada semua tenaga kontrak, kalau tenaga kontrak jadi ASN, jangan ikut seperti itu. Pimpinan menilai. Harus sabar, ikuti prosedur yang ada. Pengisian jabatan sudah on-line, langsung konek dengan Menpan ARB. Jadi tidak tipu-tipu lagi,” kata bupati dalam apel gabungan, Senin pagi (4/9/2017). Lewat apel yang berlangsung di lapangan Garuda Ransiki ini, bupati ingatkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat, untuk dapat melakukan sosialisasi terhadap ASN, agar dapat mamahami
Baca Selanjutnya