Tentang Kabupaten Manokwari Selatan

Tentang Kabupaten Manokwari Selatan

Kabupaten Manokwari Selatan adalah salah satu kabupaten Indonesia di Provinsi Papua Barat. Ibukota kabupaten ini terletak di distrik Ransiki. Kabupaten Manokwari Selatan merupakan pemekaran dari Kabupaten Manokwari, yang secara resmi dimekarkan pada 17 November 2012, bersamaan dengan pemekaran Kabupaten Pegunungan Arfak.

Berdasarkan data Sensus Penduduk Indonesia 2020 mencatat bahwa jumlah penduduk Manokwari Selatan sebanyak 35.949 jiwa (2021), dengan kepadatan 13 jiwa/km2, dan pada semester pertama tahun 2025 berjumlah 39.189 jiwa.

Manokwari Selatan memiliki empat suku asli yaitu Suku Sough, Sough Bohon, Hatam dan Kuri Wamesa. Setiap suku memiliki perwakilan satu kursi DPRD Kabupaten dari jalur pengangkatan atau otsus.

Geografi

Secara geogrfi, Kabupaten Manokwari Selatan terletak pada 1°5' - 2°5' Lintang Selatan dan 133°45' - 134°25' Bujur Timur. Kabupaten ini berada di bagian timur Papua Barat yang berjarak sekitar 109 km dari kota Manokwari ke arah selatan. Luas wilayahnya 2.812,44 km² atau 2,82 persen dari total wilayah Papua Barat.

Batas Wilayah

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Kabupaten Manokwari
Timur Kabupaten Teluk Wondama dan Teluk Candrawasih
Selatan Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Teluk Wondama
Barat Kabupaten Pegunungan Arfak dan Kabupaten Teluk Bintuni

Topografi

Kemiringan Lahan. Kemiringan lahan di Kabupaten Manokwari Selatan bervariasi mulai dari lahan landai (2-40%) dan terjal (lebih dari 40%). Gambaran kondisi wilayah yang ada di Kabupaten Manokwari Selatan yang terbagi kedalam 2 (dua) tipologi wilayah yaitu pesisir dan pegunungan.

Iklim

Oleh karena wilayahnya yang dekat dengan khatulistiwa, wilayah Manokwari Selatan beriklim hutan hujan tropis (Af) dengan kecenderungan curah hujan yang tinggi merata sepanjang tahun. Wilayahnya yang berada di pesisir mengakibatkan kelembapan yang tinggi antara 70% hingga 90%. Suhu udara di wilayah ini bervariasi antara 22 °C hingga 33 °C.